Teman Yang Baik

Nabi, salla’llahu alayhi wa sallam, bersabda kepada kami, “Kamu harus mempunyai teman yang baik,” karena teman yang baik mempunyai segala kebaikan di dalamnya. Karena seseorang pasti akan mempunyai keadaan yang serupa dengan orang-orang yang menemaninya. Jika mereka baik maka dia akan mengikuti mereka dalam kebaikan, dan jika mereka buruk maka dia akan mengikuti mereka dalam keburukan mereka. Maka hendaknya setiap orang memilih sahabat yang taat kepada Allah, karena seorang pengikut mengikuti. Kaum muda saat ini, malangnya, berada dalam bahaya besar. Jika mereka bertemu dengan orang-orang baik yang menarik mereka pada kebaikan tersebut, maka kebaikan besar akan datang dari mereka. Namun jika mereka bertemu dengan orang-orang yang merusaknya, mereka akan mengalami kesulitan dalam hidupnya.

Bisa jadi kamu bukan orang yang benar-benar baik.
Kamu kelihatan baik hanya karena kamu di antara orang-orang yang lebih buruk dibanding dirimu.

Shaykh Ibn Athaillah

Pemuda kita ini hebat, mereka mempunyai intelektualitas yang baik, namun mereka perlu bergaul dengan orang-orang yang akan mengajari mereka agama dan akhlak yang baik. Jika hal ini terjadi, akan ada di antara mereka yang akan mendukung agama dan memperkuat Islam pada fondasinya. Namun jika ketika mereka belajar, mereka belajar hanya untuk dunia semata, hanya untuk mendapatkan ijazah saja. Untuk apa itu? Rezekimu pasti datang kepadamu. Kamu harus bekerja keras untuk apa yang akan membawa dirimu dekat dengan Allah. Bukan sekedar bekerja untuk dunia. Di dunia rezekimu terjamin. Sekalipun kamu memiliki segalanya di dunia, kamu tetap hanya mengambil rezeki yang kamu ditakdirkan darinya. (Shaykh Muhammad ibn Al Habib rahimullah)

Comments

Leave a Reply